2.1
Pengertian
Komponen Data ( Basis Data )
Istilah "basis data"
berawal dari ilmu komputer. Catatan yang mirip dengan basis data sebenarnya
sudah ada sebelum revolusi industri yaitu dalam bentuk buku besar, kuitansi dan
kumpulan data yang berhubungan dengan bisnis. Konsep dasar dari basis data adalah kumpulan dari catatan-catatan, atau
potongan dari pengetahuan. Sebuah basis data memiliki penjelasan terstruktur
dari jenis fakta yang tersimpan di dalamnya: penjelasan ini disebut skema. Skema menggambarkan objek yang diwakili suatu basis data, dan hubungan
diantara objek tersebut.
Definisi basis data adalah kumpulan
data yang dihubungkan secara bersama-sama, dan gambaran dari data yang
dirancang untuk memenuhi kebutuhan informasi dari suatu organisasi. Berbeda
dengan sistem file yang menyimpan data secara terpisah, pada basis data data
tersimpan secara terintegrasi. Basis data bukan menjadi milik dari suatu
departemen tetapi sebagai sumber daya perusahaan yang dapat digunakan bersama.
1. Menurut Date
(1990,p5), definisi dari basis data adalah kumpulan
terintegrasi dari file yang merupakan representasi data dari suatu model
enterprise.
2. Menurut
Fathansyah (1999,p2), basis data adalah :
·
Himpunan kelompok data (arsip) yang
saling berhubungan yang diorganisasi sedemikian rupa agar kelak dapat
dimanfaatkan kembali dengan cepat dan mudah.
·
Kumpulan data yang saling
berhubungan yang disimpan secara bersama sedemikian rupa dan tanpa pengulangan
(redudansi) yang tidak perlu, untuk memenuhi berbagai kebutuhan.
·
Kumpulan file/ tabel/ arsip yang
saling berhubungan yang disimpan dalam media penyimpanan elektronis.
Data dalam
basis data disimpan dalam tiga struktur, yaitu file, tabel atau objek. File
terdiri dari record dan field, tabel terdiri dari baris dan kolom. Objek
terdiri dari data dan instruksi program yang memfungsikan data. Tabel terdiri
dari kolom-kolom yang saling terkait, seperti file yang terdiri dari record
yang saling terkait. File didalam basis data dapat terhubung kepada beberapa
tabel. Dalam sebuah tabel, data pada tiap kolom terdiri dari ukuran dan tipe
yang sejenis (char/ numeric).
2.1.1 Komponen-komponen Data
a.
Data
1. Data
Disimpan secara terintegrasi, artinya basis data merupakan gabungan dari berbagai macam file aplikasi yang berbeda yang disusun dengan menghilangkan bagian-bagian yang rangkap. Sebagai alat penghubung digunakan kunci (key). Dipakai secara bersama-sama, artinya masing-masing bagian dari suatu data dapat digunakan atau diakses bersama-sama dalam waktu yang bersamaan oleh pemakai untuk aplikasi yang berbeda.
Disimpan secara terintegrasi, artinya basis data merupakan gabungan dari berbagai macam file aplikasi yang berbeda yang disusun dengan menghilangkan bagian-bagian yang rangkap. Sebagai alat penghubung digunakan kunci (key). Dipakai secara bersama-sama, artinya masing-masing bagian dari suatu data dapat digunakan atau diakses bersama-sama dalam waktu yang bersamaan oleh pemakai untuk aplikasi yang berbeda.
2. Perangkat keras mencangkup peralatan atau perangkat
computer yang digunakan untuk pengelolaan sistem basis data.
3. Perangkat lunak sebagai penghubung antara pengguna dan
basis data.
4. Pengguna dibagi menjadi 4 kategori :
a. System Engineer tenaga ahli yang bertanggung jawab
atas pemasangan sistem basis data ,dan juga mengadakan peningkatan dan
melaporkan kesalahan dari sistem tersebut.
b. Database Administrator (DBA) tenaga ahli yang
mempunyai tugas untuk mengontrol sistem basis data secara keseluruhan,
meramalkan kebutuhan akan sistem basis data , merencanakannya dan mengaturnya.
c. Programmer pengguna yang berinteraksi dengan basis
data melalui Data Manipulation language (DML), yang disertakan dalam program
yang ditulis dalam bahasa pemrograman induk (seperti C, Pascal, Cobol, dan
lain-lain.
d. Pengguna akhir
· Casual user (Pengguan mahir) Pengguan yang
berinteraksi dengan sistem tanpa menulis program modul program.
· End User (Pemakai umum) pengguna yang berinteraksi
dengan sistem basis data melalui pemanggilan satu programaplikasi permanen yang
telah ditulis atau disediakan sebelumnya.
· Specialized / sophisticated User (Pengguna khusus )
pengguna yang menulis aplikasi basis data non-konvensional, tetapi untuk
keperluan-keperluan khusus seperti aplikasi pengolahan Citra , sistem Pakar.
2.1.2
Keuntungan Basis Data :
·
Mengurangi duplikasi data
·
Meningkatkan integritas data
·
Memelihara independensi data
·
Meningkatkan keamanan data
·
Meningkatkan konsistensi data
·
Manipulasi data lebih canggih
·
Mudah untuk digunakan
·
Mudah untuk diakses
2.1.3
Kekurangan Basis Data:
·
Sistem lebih rumit, jadi memerlukan
tenaga ahli dalam disain, program dan implementasi
·
Lebih mahal
·
Bila ada akses yang tidak benar,
kerusakan dapat terjadi
·
Karena semua data di tempat
terpusat, kerusakan software dan hardware dapat terjadi
·
Proses pemeliharaan dapat memakan
waktu karena ukurannya yang besar
·
Proses back up data memakan waktu
Perangkat lunak basis yang banyak digunakan dalam
pemrograman dan merupakan perangkat basis data tingkat tinggi (high level):
- Microsoft SQL Server
- Oracle
- Sybase
- Interbase
- XBase
- Firebird
- MySQL
- PostgreSQL
- Microsoft Access
- dBase III
- Paradox
- FoxPro
- Visual FoxPro
- Arago
- Force
- Recital
- dbFast
- dbXL
- Quicksilver
- Clipper
- FlagShip
- Harbour
- Visual dBase
- Lotus Smart Suite Approach
Selain perangkat lunak di atas, terdapat juga
perangkat lunak pemrograman basis data aras rendah (low level), diantaranya:
·
Btrieve
·
Tsunami Record Manager
2.2 Pengertian Komponen
Informasi
Sistem
informasi dan teknologi informasi komponen yang sangat penting bagi
keberhasilan organisasi karena dapat meningkatkan efektifitas dan efisiensi
berbagai proses organisasi, pengambilan keputusan dan kerja sama tim dalam
organisasi. Inti proses dalam organisasi adalah menejemen pengelolaan sumber
daya organisasi dan pengambilan keputusan para pemimpin organisasi dalam
penggunaan sumber daya tersebut. Pengambilan keputusan dan kerjasama tim dalam
organisasi memerlukan komunikasi data informasi yang akurat.
Informasi
merupakan sumber daya yang diperlukan organisasi informasi bersumber dari data
yang telah diolah. Informasi tersebut didapat melalui kegiatan menejemen
informasi yang terdiri dari pemerolehan , penggunaan dan pembuangan informasi
yang tidak berguna. Pengelolaan data menjadi sebuah informasi yang berharga
memerlukan sistem informasi.
Sistem
informasi merupakan perangkat pengolahan data secara manual maupun menggunakan
teknologi informasi. Pengolahan data dimulai dengan menerima data , memilih data,
menyimpan data, mengolah data menjadi informasi yang berharga dan penggunaan
informasi untuk berbagai kepentingan.
Sistem
Informasi merupakan suatu komponen yang terdiri dari manusia, teknologi,
informasi dan prosedur kerja yang memproses , menyimpan , menganalisis dan
menyebarkan informasi untuk mencapai suatu tujuan. Manusia dalam sistem
informasi terdiri dari pemilik sitem informasi, pengguna (user) dan tenaga ahli
sistem informasi (programmer ahli, data base, ahli jaringan dan teknik
computer)
Sistem
informasi dibedakan menjadi dua yaitu sistem informasi manual dan sistem
informasi berbasis computer (computer basedinformation sistem / CBIS). Dalam
perkembangannya sistem informasi berbasis computer disebut dengan sistem
informasi, maka dari itu sistem informasi yang banyak digunakan saat ini
mempunyai pengertian sistem informasi yang menggunakan computer sebagai
perangkat pengolah data.
2.2.1 Kegunaan Sistem
Informasi
Efrain Turban, McCean dan James
Waterbe dalam Alamsyah (2008)
menyebutkan bahwa sistem informasi bermanfaat untuk :
a. melakukan komputasi numerik dalam
jumlah besar dengan kecepatan tinggi.
b. menyediakan komunikasi organisasi
atau antar organisasi yang murah dan cepat.
c. menyimpan informasi dalam jumlah yang
besar dalam ruang kecil.
d. informasi mudah diakses dari manapun
dengan cepat dan murah.
e. meningkatkan efektivitas dan
efisiensi orang-orang yang bekerja pada suatu lokasi.
f. menyajikan informasi yang jelas.
g. mengotomatisasikan proses-proses
bisnis.
h. mempercepat pengetikan dan
penyuntingan
i.
memerlukan biaya yang lebih murah dibandingkan cara manual.
Nilai manfaat sistem informasi
semakin meningkat dengan pemanfaatan teknologi komunikasi dan informasi yang
semakin canggih, baik dari sisi harwdware
maupun software. Dewasa ini, perkembangan prosesor komputer sangat pesat, misalnya
Prosesor Intel yang berkembang dari core solo menjadi dual core dan selanjutnya
menjadi quad core. Perkembangan
prosesor ini linear dengan peningkatan kemampuan komputasi komputer sehingga
semakin banyak data yang dapat diproses dalam waktu yang singkat. Kapasitas
hardisk juga semakin sehingga menyimpan data semakin banyak.
Kemampuan software pengolah database
(database management system/DBMS) juga
mempunyai kemampuan yang sangat baik, misalnya MySQL mampu menangani data dalam
jumlah besar dalam waktu singkat, disertai dengan tingkat keamanan yang
memadai. Akses data dan informasi juga saat ini semakin mudah dengan semakin
mudah dan murahnya biaya yang diperlukan untuk akses internet.
2.2.2 Komponen-Komponen Sistem Informasi
Sistem
informasi terdiri dari komponen-komponen yang disebut blok bangunan (building
blok), yang terdiri dari komponen input, komponen model, komponen output,
komponen teknologi, komponen hardware, komponen software, komponen basis data,
dan komponen kontrol. Semua komponen tersebut saling berinteraksi satu dengan
yang lain membentuk suatu kesatuan
untuk mencapai sasaran.
1.
Komponen input
input mewakili data yang masuk kedalam sistem
informasi. Input disini termaksud metode dan media untuk menangkap data yang
akan dimasukkan , yang dapat berupa dokumen-dokumen dasar.
2.
Komponen model
Komponen ini terdiri dari kombinasi prosedur, logika ,
dan model matematik yang akan memanipulasi data input dan data yang tersimpan
di basis data dengan catra yang sudah ditentukan untuk menghasilkan keluaran
yang diinginkan.
3.
Komponen output
Hasil dari sistem informasi adalah keluaran yang
merupakan informasi yang berkualitas dan dokumentasi yang berguna untuk semua
pemakai sistem.
4.
Komponen
teknologi
Teknologi merupakan “tool box” dalam sistem informasi,
Teknologi digunakan untuk menerima input, menjalankan model, menyimpan dan
mengakses data, menghasilkan dan mengirimkan keluaran , dan mebantu
pengendalian dari sistem keseluruhan.
5.
Komponen
Hardware
Hardware berperan penting sebagai suatu media
penyimpanan vital bagi sistem informasi. Yang berfungsi sebagai tempat untuk
menampung data base atau lebih mudah dikatakan sebagai sumber data dan
informasi untuk memperlancar dan mempermudah kerja dari sistem informasi.
6.
Komponen
softwere
Softwere berfungsi sebagai tempat untuk mnegolah,
menghitung, dan memanipulasi data yang diambil dari hardware untuk menciptakan
suatu informasi.
7.
Kompoen basis
Basis data (database) merupakan kumpulan data yang
saling berkaitan dan berhubungan satu dengan yang lain, tersimpan di perangkat
keras kompuetr dan menggunakan perangkat lunak untuk memanipulasi. Data perlu
disimpan dalam basis data untuk keperluan penyediaan informasi lebih lanjut.
Data di dalam basis data perlu diorganisasikan sedemikian rupa supaya informasi
yang dihasilakn berkualitas. Organisasi basis data yang baik juga berguna untuk
efisiensi kapasitas penyimpanannya. Basis data diakses atau dimanipulasi
menggunakan perangkat lunak paket yang disebut DBMS (Database Management
System).
8.
Komponen Kontrol
Banyak hal yang dapat merusak sistem informais,
seperti bencana alam, api, peraturan, air, debu, kecenderungan-kecenderungan ,
kegagalan-kegagalan sistem itu sendiri, ketidak efisienan , sabotase dan lain sebagainya.
Beberapa pengendalian perlu dirancang dan diterapkan untuk menyakinkan bahwa
hal-hal yang dapat merusak sistem dapat dicegah ataupun bila terlanjur terjadi
kesalah-kesalahan dapat lengsung cepat diatasi.
BAB III
KESIMPULAN DAN SARAN
3.1 Kesimpulan
Komponen basis data adalah kumpulan data yang dihubungkan
secara bersama-sama, dan gambaran dari data yang dirancang untuk memenuhi
kebutuhan informasi dari suatu organisasi atau
individu. Komponen-komponen data terdiri dari data, perangkat keras, perangkat
lunak, dan pengguna. Sedangkan pengguna terdiri dari system engineering,data
base administrator, programmer, dan pengguna terakhir. Pengguna terakhir sendiri terdiri dari casual users,
endusers, dan specialize.
Sistem informasi adalah perangkat
pengolahan data secara manual maupun menggunakan teknologi informasi. Sistem informasi merupakan suatu
komponen yang terdiri dari manusia, teknologi, informasi dan prosedur kerja
yang memproses , menyimpan , menganalisis dan menyebarkan informasi untuk
mencapai suatu tujuan.
Komponen-komponen informasi sendiri terdiri dari komponen input, komponen
modal, kompnen output,komponen teknologi, komponen hardware,komponen software,
komponen basis, komponen kontrol.
3.2 Saran
Bagi mahasiswa
Bimbingan dan Konseling, sebaiknya mengetahui komponen-komponen data dan
informasi agar dapat mempelajari lebih lanjut dalam pengolahan data dan
informasi yang sesuai dengan kebutuhan Bimbingand dan Konseling. Data dan
informasi yang diperoleh dari hasil tes maupun non-tes diolah dengan
menggunakan komputasi. Maka dari itu, seorang konselor yang baik mampu
mengetahui dan membaca hasil komputasi data dan informasi. Sehingga, hasil
pengolahan data dan informasi tersebut dapat tersampaikan dengan benar dan
berguna bagi konselor dan klien.